Kamu Belum Tentu Sempurna Wahai Sahabat
Mereka yang berasal dan tumbuh dalam lingkungan keluarga porak poranda.
jahil dalam ilmu agama
Aurat tidak terjaga
Tidak Tahu Sholat itu apa dan bagaimana ?
Hanyut dengan gemerlap keindahan Fatamorgana dunia
Caci Maki senantiasa bergema diseluruh rumah dan lingkungannya
Sungguh !
Kita tidak akan paham dan mampu merasakan hebatnya mereka dalam bermujahadah
sebentar tenggelam, sebentar timbul
sebentar menangis, sebentar bahagia.
Mereka yang berjuang ingin berhijab
Mempertahankan apa yang menjadi keyakinannya di caci
Ingin bercadar, di maki
Ingin menjaga pergaulan kena omelan
Ingin merubah akhlakpun kena cercaan
Ada yang menyatakan mereka
Sok Baiklah, Sok Alimlah, Sok Ninjalah, Sok Terorislah dan apalah-apalah
Mereka yang kini merasakan kepahitan dalam bermujahadah
Sebenarnya mereka sedang merasakan betapa nikmatnya ketergantungan berpasrah,
Menyerah total kepada hanya Allah
Mereka tertatih, mempelajari huruf demi huruf al qur'an hingga nantinya
Mereka mampu membacanya dengan lancar
Mereka belajar rukun demi rukun dalam sholatnya
Mereka belajar menutup aurat dengan sempurna meski dengan penuh kegoyahan akan godaan sekitarnya
Mereka korbankan hiburan demi merengkuh manisnya iman
Mereka menguatkan, menabahkan setiap hati ketika dicaci apabila mereka hendak berhijrah
Jika Kita berasal dan tumbuh dari keluarga yang paham agama, paham tentang nilai-nilai kebaikan.
Aurat dan pergaulan terjaga
Bacaan Al Qur'an dan nasihat senantiasa bergema di dalam rumah.
Maka janganlah kita merasa telah berbahagia.
Sebab kita tidak pernah mampu merasakan kebahagiaan mereka yang bermujahadah mati-matian semata-mata ingin berubah.
Yaaaa...
Jika kita berasal dan tumbuh dari keluarga baik-baik.
Janganlah kita sesekali sombong menyisihkan mereka yang hendak berubah menjadi baik.
Jangan sesekali kita berlagak alim, tingginya ilmu kita, banyaknya jenggot kita, celana sudah cingkrang.
Ataupun sudah bercadar, berjilbab lebar sehingga membuat kita takjub dengan apan yang kita miliki.
Jangan bangga dengan nasihat/ceramah kita yang disukai banyak orang
Dan banyaknya followers karena belum tentu kita yang lebih dicintai Allah dibanding mereka.


Komentar